Lottery betting_21 o'clock online_Indonesia Presidents Cup betting_Handicap gambling_bet36 sports betting

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia online casino

ICasino Baccaratnstagram: @ngopibasi

YouTubCasino BaccaratCasino BaccaratCasino Baccarate: Kopibasi Official

Kopibasi tidak lebih dari sebuah grup musik dengan gagrak folk-pop yang berikhtiar berdekatan dengan kerja-kerja puisi, terutama dalam dialektika seperti ragam apresiasi dan penciptaan. Sementara, Anak Pertama lahir dari mendengarkan cerita pengalaman-pengalaman orang tua menumbuhkan dan melahirkan anak-anak mereka, lalu mendengarkan doa seorang anak kepada sebaris makam orang tua. Ruang pemaknaan itu… ‘pengejaran’ itu pada akhirnya terekam dalam 10 daftar lagu di dalam album Anak Pertama. Sungguh bisa dibayangkan akan ada jurang di antara hasil permufakatan ruang makna dan bentuk sebagai sebuah karya. Tapi Kopibasi sedang berikhtiar!

Twitter: @kopibasi

kopibasiofficial@gmail.com

Dalam lagu ‘Anak’, Mathorian Enka (Perkusi,Vocal) punya pemaknaan tersendiri, “Di lagu ‘Anak’, saya merasakan dan membayangkan anak- anak hari ini sedang dalam kekalahan oleh zaman. Lirik-lirik di situ bagi saya, mencemaskan”. Kopibasi terdiri dari Galih Fajar (Vocal, Gitar); Istiqlal (Bass, Vocal); Tot Yudi (Violin, Vocal); Alfan Fuso (Gitar, Vocal), Desta Burh (Gitar, Vocal); Mathorian Enka (Perkusi, Vocal), hidup di grup musik dengan enam kepala selama 6 tahun pasti lumayan menguras emosi tetapi mendengar kabar Kopibasi masih berkarya adalah sebuah kabar yang sangat baik.

Hari ini dan 6 tahun yang lalu bagi Kopibasi adalah semesta perjalanan yang berkelok, berlembah, berbukit-bukit, basah dan berdebu. Ada kiranya, tak lebih dari perjuangan sepasang orang tua melahirkan buah-buah hati mereka; Kopibasi akhirnya melahirkan debut album mereka bertajuk Anak Pertama.

+6281230965959

Dalam debut albumnya, Kopibasi merangkai komposisi musik dengan lencana akustik yang bergairah pada hitungan beat-beatnya yang dibikin rapat nan tegas. Meski begitu, nuansa melankolis malah semakin terasa lebih emosional, jembatan-jembatan dibangun halus, garis-garis violin yang diasah tebal seperti di lagu Bapak, Anak, Payung, dan Pascaduga. Secara keseluruhan, Kopibasi ingin memberi sentuhan akustik yang dinamis dalam serangkaian birama-birama. Bekerja bersama Kopibasi, sampul album Anak Pertama dibidik dan diolah oleh Drajat T. Jatmiko, seniman sekaligus kawan Kopibasi dalam Anak Pertama.

Debut album Kopibasi bertajuk Anak Pertama sudah bisa didengarkan di Spotify, Apple Music, Deezer, dan media daring streaming lainnya terhitung sejak 5 Desember 2019.

Selamat mendengarkan!

Contact Person:

Isti
qlal Yul Fanani